Web Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Logo Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Web Development

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

White Labeling

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

VIEW ALL SERVICES 

Komentar

0

Discussion – 

0

Kilau atau Matte? Menentukan Finishing Marmer yang Tepat untuk Gaya Hidup Anda

Saat membangun atau merenovasi interior rumah maupun kantor organisasi, pemilihan batu alam sering kali menyita perhatian. Namun, ada satu kesalahan umum yang sering terjadi: banyak orang terlalu fokus pada warna dan motif urat batu, tetapi melupakan jenis finishing marmer atau sentuhan akhir permukaannya.

Padahal, tekstur permukaan batu adalah faktor utama yang menentukan suasana ruangan, tingkat keamanan lantai, hingga beban perawatan yang harus Anda tanggung di masa depan. Dua jenis penyelesaian akhir yang paling populer saat ini adalah Polished (kilap) dan Honed (doff/matte). Anda bisa mempelajari lebih detail mengenai kelebihan dan kekurangan teknis ini dalam ulasan tentang perbedaan finis marmer polished vs honed, mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda?

Polished Marble: Definisi Mewah yang Klasik

Marmer dengan polished finish adalah pilihan utama bagi mereka yang menginginkan kesan mewah yang elegan. Permukaannya diolah hingga licin sempurna seperti kaca, sehingga mampu memantulkan cahaya lampu dan memberikan efek luas pada ruangan.

Kelebihan Polished Finish:

  • Estetika Tinggi
    Warna marmer terlihat lebih tajam, kontras, dan uret batu tampak lebih hidup.
  • Tahan Noda Cair
    Karena permukaannya sangat rapat, cairan tidak mudah meresap ke dalam pori-pori batu.
  • Kesan Grandeur
    Sangat cocok untuk ruang tamu formal atau lobi gedung yang ingin menonjolkan kemegahan.

Namun, perlu diingat bahwa permukaan kilap cenderung sangat licin jika terkena air. Hal ini perlu menjadi pertimbangan jika Anda menggunakannya untuk area dengan mobilitas tinggi.

Honed Marble: Sentuhan Natural yang Modern

Jika polished adalah soal kemewahan yang mencolok, maka honed marble adalah soal “kemewahan yang bersahaja” (understated luxury). Finishing ini menghasilkan permukaan yang halus merata namun tidak mengkilap. Marmer matte ini sangat digemari dalam desain interior bergaya Skandinavia, Industrial, atau minimalis modern.

Mengapa Memilih Honed Finish?

  • Lebih Aman
    Memiliki ketahanan gesek (slip resistance) yang lebih baik, sehingga tidak selicin marmer kilap.
  • Menyamarkan Goresan
    Goresan halus akibat pemakaian sehari-hari tidak akan terlalu terlihat dibandingkan pada permukaan kilap.
  • Kesan Hangat
    Menyerap cahaya alih-alih memantulkannya, menciptakan suasana ruangan yang lebih tenang dan santai.

Pertimbangan Fungsionalitas dan Perawatan

Dalam menentukan finishing marmer, Anda harus jujur dengan gaya hidup keluarga atau intensitas penggunaan ruangan.

Untuk area basah seperti lantai kamar mandi atau area sekitar kolam renang, honed finish adalah pilihan yang jauh lebih bijak demi keamanan. Sebaliknya, untuk dinding aksen atau meja konsol, polished finish akan memberikan dampak visual yang luar biasa.

Perlu dipahami bahwa batu alam adalah investasi jangka panjang yang memerlukan pemeliharaan. Marmer kilap mungkin perlu dipoles ulang setiap beberapa tahun untuk menjaga kilaunya. Sementara marmer matte mungkin memerlukan aplikasi sealer yang lebih rutin karena pori-porinya sedikit lebih terbuka dibandingkan marmer kilap.

Sesuaikan dengan Kebutuhan Spesifik

Tidak ada pilihan yang benar atau salah antara marmer kilap atau matte. Pilihan yang tepat adalah yang memberikan keseimbangan antara keindahan visual dan kenyamanan fungsi sehari-hari.

Jika Anda memiliki anak kecil yang aktif berlarian atau hewan peliharaan, honed finish mungkin lebih disarankan untuk meminimalkan risiko terpeleset. Namun, jika Anda ingin menciptakan efek megah di ruang tamu utama, polished finish tetap menjadi rajanya. Konsultasikan dengan ahli batu alam & marmer untuk mendapatkan saran teknis yang lebih mendalam sebelum melakukan pembelian.

Daftar Periksa Sebelum Membeli Marmer:

  • Lokasi Pemasangan
    Apakah area tersebut sering terkena air atau tidak?
  • Pencahayaan
    Apakah ruangan membutuhkan pantulan cahaya tambahan atau suasana yang lebih redup?
  • Rencana Perawatan
    Siapkah Anda melakukan pemolesan ulang secara berkala?

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya