gpansorbanserkroya@gmail.com

Web Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Logo Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Web Development

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

White Labeling

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

VIEW ALL SERVICES 

Komentar

0

Discussion – 

0

Inaugurasi Ansor Bantul Teguhkan Komitmen Sosial dan Pelestarian Alam

Bumi Satriya Jadi Saksi Kebangkitan Spirit Pengabdian Pemuda Ansor Bantul

BANTUL – Ratusan kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bantul memadati kawasan wisata Pinussari, Mangunan, Dlingo pada Minggu (12/10/2025). Mereka hadir dalam acara besar bertajuk Inaugurasi Ansor Bantul Bumi Satriya, yang menjadi momentum penting bagi pelantikan kepengurusan baru GP Ansor Bantul masa khidmat 2025–2029 di bawah kepemimpinan Ahmad Sidik.

Kegiatan ini tidak sekadar seremoni pelantikan, tetapi juga menjadi peneguhan komitmen GP Ansor untuk memperkuat peran sosial, kebangsaan, serta pelestarian lingkungan di tengah masyarakat.

Pelantikan dan Pengukuhan Banser: Siaga Mengabdi untuk Negeri

Selain melantik jajaran pengurus Pimpinan Cabang GP Ansor, acara tersebut juga disertai dengan pengukuhan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Bantul untuk periode yang sama, 2025–2029.
Banser, sebagai bagian integral dari Gerakan Pemuda Ansor, diharapkan semakin tangguh dalam menjalankan fungsi sosial dan kebangsaan, terutama dalam menjaga keamanan kegiatan keagamaan, sosial, serta kemanusiaan di wilayah Bantul.

Ketua GP Ansor Bantul, Ahmad Sidik, dalam sambutannya menegaskan bahwa amanah kepemimpinan ini akan dijalankan dengan semangat gotong royong dan loyalitas tanpa batas.

“Gerakan Pemuda Ansor Bantul harus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, bukan hanya simbol. Kita tidak boleh lelah berbuat untuk umat, bangsa, dan lingkungan,” ujarnya di hadapan para kader dan undangan.

Dukungan Pemerintah Daerah dan NU untuk Gerakan Kepemudaan

Kegiatan inaugurasi ini turut dihadiri oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Aris Suharyanta, yang memberikan apresiasi terhadap peran GP Ansor dan Banser dalam menjaga stabilitas sosial dan semangat kebangsaan.

Bupati Halim menilai bahwa Ansor dan Banser bukan hanya organisasi pemuda biasa, melainkan kekuatan sosial yang nyata dalam membangun harmoni masyarakat.

“Ansor telah menjadi mitra pemerintah dalam membangun karakter generasi muda yang religius, toleran, dan cinta tanah air. Kami sangat mengapresiasi semangat ini,” ungkapnya.

Turut hadir pula Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Bantul, KH. Riyanto, yang menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada para kader Ansor. Ia mengutip dawuh KH. Ali Maksum, bahwa menjadi bagian dari Ansor bukan sekadar berorganisasi, tetapi berjuang menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan kebangsaan.

“Tugas kader Ansor tidak ringan. Di tengah tantangan zaman, kita harus berpegang pada nilai toleransi, keilmuan, dan kesabaran. Jabatan hanyalah amanah, bukan kehormatan pribadi,” tutur KH. Riyanto.

Menjawab Tantangan Era Digital dan Disrupsi Informasi

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Mohammad Hanies Cholil, menyoroti pentingnya kesiapan kader Ansor menghadapi era digital yang sarat dengan arus informasi cepat dan disinformasi.

Menurutnya, di tengah perubahan sosial dan teknologi yang masif, GP Ansor perlu menjadi garda terdepan dalam menjaga narasi kebangsaan serta melawan hoaks dan ujaran kebencian.

“Kita hidup di era disrupsi, di mana informasi bisa menjadi senjata dua sisi. Kader Ansor harus mampu menggunakan teknologi untuk menyebarkan kebaikan, bukan kebingungan. Jadilah penjaga narasi kebangsaan yang menyejukkan,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar kader Ansor aktif di ruang digital dengan konten yang edukatif dan inspiratif. Kehadiran Ansor di dunia maya diharapkan dapat memperkuat nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat global.

Menanam Pohon, Menumbuhkan Harapan

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, acara Inaugurasi Ansor Bantul Bumi Satriya juga dirangkai dengan penanaman pohon di area Pinussari.
Kegiatan ini menjadi simbol kesadaran ekologis Ansor terhadap pelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial.

“Menanam pohon bukan hanya soal penghijauan, tapi juga warisan untuk generasi mendatang. Alam adalah sahabat perjuangan, dan kita punya kewajiban untuk menjaganya,” kata salah satu anggota Banser yang ikut menanam bibit pohon.

Penutup: Dzikir, Shalawat, dan Penguatan Spiritual

Inaugurasi ditutup dengan pembacaan Maulid Al-Barzanji, dzikir, dan shalawat bersama. Momen ini menghadirkan suasana khidmat dan menjadi refleksi spiritual bagi para kader agar tetap rendah hati dan ikhlas dalam berjuang di jalan pengabdian.

Acara “Bumi Satriya” menjadi simbol sinergi antara semangat sosial, kebangsaan, dan spiritualitas yang menjadi fondasi kuat Gerakan Pemuda Ansor Bantul. Dengan semangat baru ini, Ansor Bantul berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta kelestarian lingkungan demi kemajuan bersama.

Profil Singkat GP Ansor Bantul

Gerakan Pemuda Ansor adalah organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berfokus pada pemberdayaan pemuda, penguatan nilai kebangsaan, serta kegiatan sosial-keagamaan. Di Kabupaten Bantul, GP Ansor dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti bakti lingkungan, pelatihan kebangsaan, hingga pendampingan masyarakat terdampak bencana.

Dengan kepemimpinan baru masa khidmat 2025–2029, Ansor Bantul bertekad menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat yang berdaya, toleran, dan peduli terhadap sesama serta lingkungan.

 

Sumber: bantulkab.go.id

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya